LIRIK LAGU JAKARTA RAMAI - MAUDY AYUNDA
Pagi memanggil kota yang lelap ini
Dia bertanya, "Bagaimana harimu?"
"Apa kabar mimpi-mimpimu?"
"Apa kau tinggal begitu saja?"
"Apa kabar angan-anganmu?"
Hari ini
Jakarta ramai
Hatiku sepi
Jangan kau tanya
Mengapa sedih
Ku tak tahu
Ku tak tahu
Apa arti resah ini
Entah apa yang ku mau
Penuh tanya dalam diri
Jakarta ramai
Oh senja menyambut kota yang lelap ini
JAKARTA RAMAI
Dan ia bertanya, "Bagaimana harimu?"
"Apa kata hati kecilmu?"
"Mengapa tak kau ikuti saja?"
"Apa isi dari benakmu?"
Hari ini
Jakarta ramai
Hatiku sepi
Jangan kau tanya
Mengapa sedih
Aku tak tahu
Ku tak tahu
Apa arti resah ini
Entah apa yang ku mau
Penuh tanya dalam diri
Jakarta ramai
Hatiku sepi
Jakarta ramai
Hatiku sepi
Langitnya abu
Hatiku biru
Banyak hal baru
Tapi ku lesu
Jelaskanlah
Jelaskanlah
Apa arti resah ini
Entah apa yang ku mau
Penuh tanya dalam diri
Jakarta ramai
Jakarta ramai
Kamis, 08 Maret 2018
Sabtu, 03 Februari 2018
PERGESERAN WIEN
PERGESERAN WIEN
Sebelum subbab ini, kita sudah mengerti tentang radiasi yang disebabkan benda hitam sangatlah beragam teorinya, ada pergeseran wien, teori plank, dsb. dan yang saya bahas kali ini yakni PERGESERAN WIEN.
menurut rumusnya dikatakan bahwa :
"panjang gelombang untuk intensitas cahaya maksimum berkurang dengan meningkatnya suhu"
Gambar diatas menunjukkan grafik antara intensitas radiasi yang dipancarkan oleh suatu benda hitam terhadap panjang gelombang (grafik I – l ) pada berbagai suhu. Total energi kalor radiasi yang dipancarkan adalah sebanding dengan luas di bawag grafik. Tampak bahwa total energi kalor radiasi radiasi meningkat dengan meningkatnya suhu ( menurut hokum Stefan- Bolztman. Energi kalor sebanding dengan pangkat empat suhu mutlak.
Radiasi kalor muncul sebanding suatau spectra kontinu, bukan spectra diskret seperti garis-garis terang yang dilihat dalam spectra nyala api. Atau garis-garis gelap yang dapat dilihat dalam cahaya matahari (garis Fraunhofer) (Spektra adalah bentuk tunggal spectrum) Sebagai gantinya, semua panjang gelombang hadir dalam distribusi energi kalor yang luas ini. Jika suhu bendahitam meningkat, panjang gelombang untuk intensitas maksimum (lm) bergeser ke nilai panjang gelombang yang lebih pendek
Terimakasih
Sebelum subbab ini, kita sudah mengerti tentang radiasi yang disebabkan benda hitam sangatlah beragam teorinya, ada pergeseran wien, teori plank, dsb. dan yang saya bahas kali ini yakni PERGESERAN WIEN.
menurut rumusnya dikatakan bahwa :
"panjang gelombang untuk intensitas cahaya maksimum berkurang dengan meningkatnya suhu"
Gambar diatas menunjukkan grafik antara intensitas radiasi yang dipancarkan oleh suatu benda hitam terhadap panjang gelombang (grafik I – l ) pada berbagai suhu. Total energi kalor radiasi yang dipancarkan adalah sebanding dengan luas di bawag grafik. Tampak bahwa total energi kalor radiasi radiasi meningkat dengan meningkatnya suhu ( menurut hokum Stefan- Bolztman. Energi kalor sebanding dengan pangkat empat suhu mutlak.
Radiasi kalor muncul sebanding suatau spectra kontinu, bukan spectra diskret seperti garis-garis terang yang dilihat dalam spectra nyala api. Atau garis-garis gelap yang dapat dilihat dalam cahaya matahari (garis Fraunhofer) (Spektra adalah bentuk tunggal spectrum) Sebagai gantinya, semua panjang gelombang hadir dalam distribusi energi kalor yang luas ini. Jika suhu bendahitam meningkat, panjang gelombang untuk intensitas maksimum (lm) bergeser ke nilai panjang gelombang yang lebih pendek
Terimakasih
Selasa, 08 November 2016
Era Reformasi beserta dampaknya
Reformasi
Dalam Kamus Besar
Bahasa Indonesia, Reformasi /réformasi/ n perubahan
secara drastis untuk perbaikan (bidang sosial, politik, atau agama) dalam suatu
masyarakat atau negara;
-- ekonomi perubahan secara drastis untuk perbaikan ekonomi dalam suatu
masyarakat atau negara: perdana menteri yang baru telah menyapu
kalangan oposisi dan memberikan serangan telak dengan -- ekonomi;
-- hukum perubahan secara drastis untuk perbaikan dalam bidang hukum dalam suatu masyarakat atau negara;
-- politik perubahan secara drastis untuk perbaikan dalam bidang politik dalam suatu masyarakat atau negara
-- hukum perubahan secara drastis untuk perbaikan dalam bidang hukum dalam suatu masyarakat atau negara;
-- politik perubahan secara drastis untuk perbaikan dalam bidang politik dalam suatu masyarakat atau negara
Pada Jam 10.37 WIB, 7
November 2016.
Presepsiku tentang Reformasi
Era Reformasi ini muncul di era dimana era orde baru telah hancur, dilatar
belakangi oleh pemerintahan Soeharto yang dianggap korup dan terjadinya inflasi
besar-besaran di Asia Tenggara khususnya Indonesia. Hal ini menjadi peluang
bagi para mahasiswa dan semua warga untuk mengganti kepemimpinan Soeharto yang
dianggap korup itu, dengan cara tragedi Reformasi tahun 1998 di Indonesia.
Mereka (para mahasiswa) ingin melengserkan Soeharto dan menuntut demo untuk
mengganti sistem menjadi Demokrasi.
Reformasi, sebuah kata yang dapat menggatikan sistem ini menjadi lebih
baik. Reformasi, dapat menjadi titik awal pemerintahan Indonesia yang lebih
baik juga. Reformasi, penghapusan budaya KKN, budaya apatis, budaya
disintegrasi, dan lain sebagainya.
Reformasi menjadikan kita dapat mengungkapkan pendapat, kritik, dan saran
kita kepada Negeri Ini. Orde baru membunkam semua lawan politik Soeharto, dan
sekarang semua kritik, saran dan solusi dapat tersampaikan dengan baik.
Apabila Indonesia tidak ber-reformasi, Indonesia masih terkena krisis yang
berkepanjangan, banyak terjadi peperangan, dan tentunya akan menghambat
perekonomian di Indonesia.
Sepertinya, para mahasiswa tersebut memang menginginkan Indonesia menjadi
lebih baik. Mereka diberi gelar Pahlawan Reformasi yakni, Elang Mulya Lesmana,
Hafidhin Royan, Hendiawan Sie, Herry Hertanto.
Mereka adalah pahlawan reformasi, nama mereka diabadikan sebagai nama
gedung fakultas ekonomi, teknik sipil di Universitas Trisakti.
“Reformasi ini adalah Langkah baru menuju
Indonesia yang Lebih Baik”
-
Mohammad Ilham Himawan, Pelajar dan Pengamat
Era Reformasi disamping mempunyai kelebihan, terdapat kelemahan, dan saya
bahas dampak positif maupun negatifnya :
Dampak
Positif
|
Dampak
Negatif
|
Penyampaian
Aspirasi tidak lagi dikekang seperti pada masa Orde Baru.
|
Kebebasan
dalam berpendapat semakin tidak beretika
|
Derajat
bangsa Indonesia di mata dunia Internasional semakin terangkat,karena
berhasil melepaskan diri dari pemerintahan yang kurang demokratis dan
membentuk pemerintahan yang lebih demokratis
|
Banyak
kegiatan demonstrasi yang harusnya menyampaikan aspirasi, justru menggangu kenyamanan masyarakat
|
Sikap
Terbukanya bangsa Indonesia dikancah Internasional
|
Meningkatnya
kerusuhan
|
Dikutip dan diedit oleh Mohammad Ilham Himawan, sumbernya https://mohammadgie.wordpress.com/2011/12/30/dampak-reformasi-di-indonesia/
pada pukul 10.49 WIB, tanggal 7 November 2016.
Saya jelaskan lagi semua tentang dampak tersebut.
Dampak Positif
1.
Penyampaian Aspirasi tidak lagi dikekang seperti
masa Orde Baru. Kita kembali pada masa pemerintahan Soeharto, saat era Orde
Baru, jika penyampaian kritik tersebut adalah orang yang tidak terlalu penting/
terkenal di Negara ini bertentangan dengan pemerintahan beliau. Pasti akan
terjadi pembunuhan misterius oleh Petrus ( Penembak Misterius). Jika
penyampaian tersebut adalah orang yang dianggap riskan untuk dibunuh, hanya
dipenjarakan saja. Aspirasi susah diterima oleh Pemerintahan pada saat era Orde
Baru.
2.
Derajat bangsa Indonesia terangkat di mata dunia.
Negara lain dapat menjadikan Indonesia adalah negara yang makmur, dan berdaya
saing tinggi di kancah Internasional.
3.
Sikap Terbukanya bangsa Indonesia dikancah
Internasional. Pada masa Orde Baru, pemerintahan tidak ikut campur dengan
bangsa lain. Di mata dunia, Indonesia merupakan negara yang apatis, pada waktu
itu juga Indonesia tidak terkait/ keluar dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Dampak Negatif
1.
Kebebasan berpendapat semakin tak beretika.
Biasanya orang masa kini berpendapat lewat jaringan media sosial, berisi kritik pedas, fitnah, berpendapat yang
tak beretika
2.
Banyak kegiatan demonstrasi yang harusnya
menyampaikan aspirasi, justru menggangu kenyamanan masyarakat. Hal ini berbeda
dengan Aksi 411 atau Aksi Bela Islam, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk
damai kepada Pak Ahok karena beliau telah menistakan agama Islam. Demonstrasi
ini dilakukan oleh semua umat islam di Indonesia pada tanggal 4 November 2016,
demonstrasi ini berlangsung secara damai dan tak ada korban jiwa. Banyak juga
demonstrasi yang hanya demo saja, tanpa diberi solusi untuk kedepannya agar
lebih baik.
3.
Meningkatnya kerusuhan. Indonesia menganut sistem
demokrasi, dan demokrasi lebih mengutamakan kepentingan rakyatnya. Rakyat yang
tak puas dengan pemerintahan, seperti pada zaman Soeharto, pasti ingin menuntut
untuk dilengserkan dan dalam hal itu mereka melakukan demonstrasi besar-besaran
menuntut Indonesia, dipimpin oleh presiden yang lebih baik.
Langganan:
Postingan (Atom)
